Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 10 April 2015

BUDIDAYA IKAN LELE

 SELAMAT DATANG DI BLOOG SAYA 

Hari ini kita akan membahas tenteng bagaimana budi daya ikan lele.ikan lele memeang banyak di gemari oleh para konsumen sehingga banyak orang yang mau membudidayakannya karna ikan ini juga memiliki  harga yang lunayan mahal oleh karena itu lah banyak orang yang mau membudidaya kanya.Baiklah mari kita mulai:

  • Siapkan kolam untuk ikan lele.
Siapakan lahan yang cukup sebaiknya agak jauh dari lingkungan masyarakat karena biasanya kolam lele sedikit menimbulkan bau yang tidak sedap. Setelah mempersiapkan lahan kemudian keruk sedalam kira-kira 80 cm 

Selain itu kolam harus di bersihkan dari berbagai penyakit biasanya di lakukan pengapuran dengan menggunakan kapur Dolomit hal ini bertujuan untuk mengembalikan keasaman tanah dan mematikan berbagai bibit-bibit penyakit.
Setelah semuanya selesai tinggal ke langkah selanjutnya yaitu memasukan air ke kolam. Memasukan air ke dalam kolam sebaiknya di lakukan bertahap mula-mula  masukan air setinggi kira-kira 30 cm dan biarkan selama 3 sampai 4 hari hal ini bertujuan untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami ikan lele.

Membuat pakan ikan sendiri



Bahan-bahan :

• Tepung ikan 30 gram
• Tepung benawa 2 gram
• Bungkil kacang kedelai 10 gram
• Tepung terigu 22 gram
• Tepung jagung 8 gram
• Dedak halus 26 gram
• Mineral 0,5 gram
• Vitamin   1,5 gram


Cara membuat :

• Semua bahan dicampur menjadi satu dalam keadaan kering didalam wadah dan diaduk-aduk hingga merata.
Bila adukan telah Homogen. Lalu tambahkan air panas sebanyak 35%-40% dari jumlah total campuran bahan.
Pemberian air dilakukan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata sampai menjadi adonan berbentuk pasta.


• Hasil adonan kemudian dimasukkan kealat pencetak pelet.

Untuk keperluan ini diperlukan semacam gilingan daging atau pembuat kerupuk.
Diameter ukuran atau garis tengah dapat diatur sesuai keinginan yaitu 4-5 militer.


• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

• Jika pelet sudah benar-benar kering, barulah disimpan ditempat yang kering dan tertutup.
Cara membuat pakan sederhana per 110 kg.

Selain mudah dibuat dan bahan-bahan mudah didapat. 
Namum dapat menekan biaya pakan hingga 50% serta bobot ikan semakin.


Berikut adalah ulasannya.

Bahan-bahan :
• Dedak  100 kg
• Tepung gaplek  10 kg
• Garam kasar  2 kg
• Tesaki cair 3 Botol/0,5 Liter


CARA membuat :
• Garam  dihaluskan  sampai halus, kemudian dedak dan tepung gaplek dicampur menjadi satu dalam wadah, Lalu aduk sampai merata dan setelah itu dikukus sampai matang. Tanda tanda bila sudah matang warna sudah  berubah menjadi coklat tua.

• 3 botol tesaki dimasukkan kedalam wadah yang berisi air 50 liter Air matang. 
Lalu diaduk-aduk sampai merata.

• Hasil kukusan dimasukkan kedalam air 50 liter tadi.
Lalu aduk-aduk hingga merata.

• Hasil adonan dimasukkan kedalam mesin pencetak pelet. aturlah ukuran 4-5 centimeter.
• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

Dibawah ini adalah formasi cara membuat pakan ikan lebih sederhana.
Formasi pertama

• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung Dedak halus 50 gram
• Tepung jagung  30 gram


Formasi kedua

• Daun halus 50 gram
• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung bekicot 30 gram


Formasi ketiga

• Dedak halus 50 gram
• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung cacing 30 gram


Formasi keempat

• dedak halus 50 gram
• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung daun pepaya 30 gram


Cara membuat :
• Campur semua bahan menjadi satu dan tambahkan vitamin.
• Aduk-aduk sampai merata.
Bila adukan telah Homogen. Lalu tambahkan air panas sebanyak 35%-40% dari jumlah total campuran bahan.
Pemberian air dilakukan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata sampai menjadi adonan berbentuk pasta.

• Hasil adonan kemudian dimasukkan kealat pencetak pelet.
Untuk keperluan ini diperlukan semacam gilingan daging atau pembuat kerupuk.
Diameter ukuran atau garis tengah dapat diatur sesuai keinginan yaitu 4-5 militer.

• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

• Jika pelet sudah benar-benar kering, barulah disimpan ditempat yang kering dan tertutup.
Catatan :
Jika ingin membuat pakan dengan skala besar. Maka harus menggandakan perhitungan angka diatas.

Keberhasilan usaha seseorang tergantung dari upaya orang itu sendiri.
Karena masa depan anda ada ditangan anda sendiri.

KELANJUTAN BUDIDAYA GUPY 3


KELANJUTAN BAGIAN 3:


Ambil langkah-langkah untuk memastikan fry Anda sehat. Ini berarti membuang fry yang mati. Fry yang mati akan mengambang ke atas tangki, membuatnya mudah untuk diambil. Catat berapa fry yang mati. Apabila Anda perhatikan terlalu banyak fry yang mati, Anda bisa memeriksa apa yang kiranya membunuh mereka. Ganti air dan ganti makanannya. Terlalu banyak sampah akan buruk untuk kesehatan guppy.

Pindahkan fry ke tangki normal ketika mereka cukup besar. Ketika fry ukurannya bagus, atau umurnya sekitar satu setengah hingga dua setengah bulan, mereka sudah siap untuk menjaga diri di luar tangki pembiakkan. Anda bisa memasukkan mereka ke tangki normal dengan ikan yang tidak agresif, menjualnya ke toko binatang peliharaan, atau memberinya kepada teman sebagai hadiah.

TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG DI BLOGG SAYA SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA,DAN IKA ADA SALAH KATA SAYA MOHON MAAF.

KELANJUTAN BUDIDAYA GUPY 2


KELANJUTAN BAGIAN 2

Pindahkan ikan betina dari tangki pembiakkan saat fry sudah lahir. Sepertinya ini tindakan jahat, tapi bayi ikan guppy saat lahir sudah bisa menjaga diri sendiri. Juga seperti yang sudah disebutkan, induk guppy kadang menjadi kanibal dan memakan bayinya sendiri.[3]

  • Apabila Anda tidak bisa siap saat ikan betina melahirkan, pastikan Anda telah menyediakan banyak tempat bersembunyi berupa tanaman akuarium bagi fry.
Jaga tangki bersih dan dengan temperatur yang sehat. Fry bisa hidup dalam tangki bersuhu sekitar 25.5 derajat Celcius. Jaga tangki pada temperatur ini hingga fry tumbuh besar. Tangki juga perlu sering dibersihkan. Hisap tangki dengan hati-hati tiap sudah terlalu kotor dan ganti 40% air tiap beberapa hari untuk menjaga air tetap bersih.

Beri fry pakan yang benar. Bayi guppy makan udang air asin, cacing sutra atau pakan berbentuk serpihan. Mereka harus diberi makan dua kali sehari. Ikan guppy menyukai daging dan sayuran. Anda juga harus memberi makan guppy anda serpihan sayur juga, selain pakan serpihan biasa. Ingat bahwa fry sangat-sangat kecil dan apabila Anda memasukkan terlalu banyak makanan ke dalam tangki, kelebihan makanan akan basi di dalam air dan membuat fry sakit atau bahkan mati.[4]
  • Fry yang baru lahir harus diberi makan udang air asin sehingga mencapai potensi pertumbuhan terbaiknya. Apabila Anda ingin memberi ikan guppy cemilan, masukkan sejumput kecil bayam rebus ke dalam tangki mereka.

kELANJUTAN 1:

Atur keadaan tangki sesuai kebutuhan ikan. Atur agar temperaturnya antara 25 hingga 26.11 C saat ikan jantan dan betina ada di dalam tangki yang sama. Sebelum Anda memasukkan ikan ke dalam tangki pembiakkan, beli pakan dengan nilai nutrisi tinggi untuk menghasilkan pembiakkan yang sehar.


Masukkan ikan guppy ke dalam tangki pembiakkan. Pada titik ini, yang Anda bisa lakukan hanyalah menunggu hingga ikan Anda berkembang biak. Pindahkan ikan jantan ke tangki biasa ketika Anda melihat bahwa ikan-ikan betina Anda hamil. Anda bisa melihat apakan ikan betina hamil atau tidak apabila ada tanda gelap di perutnya. Tanda ini disebut gravid spot. Semua ikan betina akan sampai pada tahap ini ketika hamil, dan kemudian akan menjadi lebigelap ketika telur telah dibuahi.[2]

Mengetahui kapan ikan Anda akan melahirkan. Umumnya periode kehamilan adalah sekitar 26 hingg 31 hari. Ketika ikan guppy betina Anda siap melahirkan, perutnya akan sangat besar dan gravid spotnya akan sangat gelap (atau merah marun gelap apabila Anda memelihara guppy yang albino atau blond.) Perutnya juga akan seperti kotak kardus alih-alih makin bulat. Bersiaplah, guppy akan melahirkan, bukan bertelur. Anda harus memperhatikan dengan sangat ikan-ikan betina yang hamil sehingga Anda ada ketika mereka melahirkan dan Anda bisa memindahkan induknya dari tangki langsung setelah melahirkan (kalau tidak bisa jadi induk akan memakan bayinya.)

  • Tanda-tanda ikan akan melahirkan adalah: bersikap sangat diam dan memisahkan diri, gemetar (kontraksi), beredar di dekat pemanas, atau berubah selera makannya (tidak mau makan, atau memuntahkan makanannya.)

Bdaya ikan gupy

Budidaya ikan gupy:
Ikan guppy memiliki warna-warna yang indah, wajah yang lucu, dan mudah dipelihara. Apa lagi yang Anda inginkan dari ikan? Kalau Anda ingin akuarium Anda diramaikan oleh ikan-ikan cantik ini, Anda perlu mempelajari budidayanya dan merawat anak-anak ikan guppy.

Pilih ikan-ikan yang Anda ingin biakkan. Perhatikan jumlah ikan yang Anda biakkan, warna tiap ikan, dan bentuk ekornya. Apabila Anda memilih dua ikan dengan pola warna yang sama untuk dibiakkan, anaknya juga akan memiliki pola warna yang sama. Prinsip yang sama juga berlaku untuk bentuk sirip.
  • Jumlah ikan: Secara umum Anda memerlukan satu jantan dan dua atau tiga ikan guppy betina untuk pembiakkan. Ketika rasionya satu banding satu, ikan jantan sering menjadi agresif, dan mengejar-ngejar ikan betina ke sekeliling tangki. Dengan rasio satu banding tiga, perhatian ikan jantan terbagi di antara tiga betina, membuat pembiakkan menjadi proses yang tidak terlalu membuat stress ikan betina.
  • Pola warna: Ada beberapa pola warna dasar ikan guppy. Di antaranya Wild (abu-abu atau hijau zaitun), Albino (warna terang atau putih dengan mata berwarna merah,) Blond (warna terang dengan pigmen hitam,) and Blue (warna biru berkilauan.)
  • Bentuk ekor: Bentuk ekor ikan guppy mencakup sirip belakang bulat hingga berbentuk seperti pedang. Ada banyak bentuk dan ukuran ekor ikan guppy, tapi yang paling umum adalah Delta (bentuk segitiga besar,) Fantail (berbentuk seperti kipas,) dan Round tail (bentuk kecil bulat.)
Pilih tangki pembiakkan. Anda harus memilih tangki berukuran 30 hingga 60 liter dengan pemanas dan filter yang lembut. Anda memerlukan filter yang lembut karena dengan filter yang kuat bayi guppy (disebut juga fry) akan terhisap ke dalam filter dan mati. Apabila Anda pikir filternya terlalu kuat. Tutup penghisap filter dengan bahan yang tipis. Bahan tersebut akan membiarkan air tersaring tapi juga melindungi fry.

Siapkan tangki. Sedihnya, ikan guppy bisa menjadi kanibal, jadi Anda perlu menyiapkan tempat bersembunyi bagi fry setelah mereka lahir. Fry juga cenderung mudah tenggelam, jadi gunakan tanaman yang mengambang rendah untuk menjaga mereka. Tanaman tinggi juga diperlukan saat fry yang sehat mulai berenang ke atas.[1]
  • Jangan gunakan substrat apapun. Subtrat yaitu batu atau batu imitasi yang digunakan untuk menutup dasar tangki ikan. Tangki yang dasarnya kosong baik untuk fry karena muda dibersihkan dan Anda bisa mencatat berapa banyak fry yang hidup atau seberapa banyak makannya.
  • Lumut Jawa atau alas ikan bertelur menyediakan tempat bersembunyi yang baik untuk bayi ikan gup

Kamis, 09 April 2015

Budidaya ikan hias

Selamat datang di blog saya,
"JUFRI KAZAMA"

Baiklah hari ini kita akan bahas tentang cara budidaya ikan 
hias tapi tidak semua ikan bisa saya jelaskan hanya beberapa saja ,salah satunya adalah ikan cupang jenis halfmoon dan guppy.
Mari kita mulai dari ikan cupang :
PENDAHULUAN:
 
Sebelum kita mulai alangkah lerbih baik jika mengtahui jenis jenis ikan cupang yang akan kita budidayakan salah satunya adalah ikan cupang jenis halfmoon. 
Mari kita mulai dari yang pertama:
HARI 1
Kita siapkan tempatnya terlebih dahulu
lalu taruh air dalam aquarium secukupmya dan beri ecenggondok
setelah itu masukan ikan cupang jantan dan betinanya,untuk membedakan mana jantan dan mana betina kita bisa lihat dari bentuk fisiknya.untuk yang jantan ukuran tubuhnya lebih besar dari betina,warnanya lebih terang dari yang betina dan memiliki pita yang panang
HARI 2
Kita lihat apakah ikannya sudah mulai bertelur atau belum,jika sudah maka kita bisa memisahkan induk betinanya dan biarkan induk jantan dengan telurnya.jika sudah bertelur akan terlihat seperti ini:

seetelah 2/3 hari telur akan menetas.biar kan induk jantan untuk merawat anakannya hingga sudah bisa nakan sendiri,kurang lebih 2/3 hari.

HARI 5
Kemudian pisah kan induk dari anakan.Lalu beri makan anakan ikan dengan air kobis yang sudah di diamkan sampai membusuk.setelah beberapa bulan anakan ikannya sudah mulai memiliki warna dan sudah agak besar

Lalu setelah ikannya sudah berumur 5-7 bulan ikan sudah bisa di pasarkan.SELESAI.
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA ,JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARNYA.

 

Blogger news

Blogroll

About